|
Banyak
remaja atau gadis yang belum menikah jatuh cinta dengan pria yang telah
berisitri. Bagi mereka, pria yang telah menikah dianggap jauh jauh lebih dewasa
dibandingkan dengan pria yang masih lajang. Pria yang telah menikah dianggap
jauh lebih matang dalam memperlakukan pasangannya. Sikap-sikap dan tindakan pun
dianggap sesuatu yang baru oleh wanita yang belum menikah, karena tidak ditemui
pada pria yang masih lajang. Mereka (pria yang sudah menikah-red) dapat
menempatkan posisi wanita sebagaimana mestinya, demikian kata mereka.
"Ia adalah pria yang romantis, ia memperlakukanku seperti benar-benar seorang
wanita, ia sangat menghormatiku, sikapnya begitu lembut dan benar-benar
membuatku tersanjung". Demikian ungkap Lina, seorang mahasiswi.
Tidak dapat dipungkiri kenyataan bahwa memang pria yang telah beristri mempunyai
kelebihan-kelebihan yang barangkali sukar ditemukan pada pria yang masih lajang.
Beberapa alasan yang dianggap sebagai suatu kelebihan pada pria yang telah
beristri yang di sukai oleh wanita yang lajang;
(1) Lebih dapat mengontrol emosinya, (2) Pengalaman dalam menghadapi wanita (3)
Lebih tenang (4) Perhatian (5) Kasih sayang (6) Cinta dan (7) seks
Pria beristri mempunyai pengalaman-pengalaman yang sebelumnya telah terbentuk
bersama istrinya. Pria tidak akan menggunakan kesempatan dari
pengalaman-pengalaman yang diperolehnya untuk mencari simpatik dari wanita lain.
Pria yang mencintai istrinya memperlakukan teman wanitanya secara berbeda. Ia
memisahkan setiap tindakannya antara kedua wanita tersebut.
Pria mempelajari bentuk konflik yang muncul pada saat ia memutuskan sikap atau
tindakan yang perlu dilakukannya untuk meredam konflik. Bila tindakan tersebut
tidak sesuai seperti diharapkan atau malah tidak dapat mengendalikan arah
konflik, ia akan mengubah pada strategi yang lain. Hanya saja, komunikasi antara
suami dan istri yang tidak peka, hal-hal tersebut jarang dapat terbaca oleh
keduanya. Pria akan merekam respon dari sikap-sikap yang diambil atau
ditunjukkan oleh istrinya.
Pria tidak akan pernah mengungkapkan perasaan-perasaannya ketika ia berusaha
melawan konflik yang belum terselesaikan, ia tidak akan memulai pembicaraan
kenapa konflik tersebut dapat muncul, dengan logika, mereka mempertimbangkan
masalah tersebut bermanfaat atau tidak dengan berbagai alasan yang telah
dipertimbangkannya. Pria akan terus mengarahkan pemikirannya pada pemecahan
masalah. Berbeda dengan wanita, ia tidak mempermasalahkan suatu konflik yang
terbentuk, atau suatu rencana yang tersusun secara sistematis untuk memecahkan
masalah tersebut. Pada saat yang sama, dalam pikiran wanita, ia hanya ingin
mengetahui bagaimana perasaan pria saat konflik itu muncul, kenapa kau lakukan
itu? Apakah kau benar-benar mencintaiku? Apa yang kau pikirkan?
Disinilah peran komunikasi yang sangat penting untuk mempertemukan kedua sisi
yang berbeda itu dalam satu pengertian dan saling menerima kedua pasangan cinta
tersebut. Pria akan terus memperbaiki dirinya dalam menghadapi wanita. Ia akan
mempelajari bagaimana bersikap yang terbaik dalam menghadapi istrinya, ia akan
mengubah strategi tersebut bila strategi awal dianggap tidak bermanfaat, ia jadi
lebih tahu apa yang tidak perlu dan apa yang bermanfaat dalam situasi tertentu,
dan kontrol emosinya pun menjadinya lebih baik dan lebih tenang. Bila ia tidak
mempunyai kesempatan untuk memperbaiki dirinya ia akan menggunakan kesempatan
tersebut pada teman wanitanya, ini bagi mereka bukanlah suatu awal
perselingkuhan, pria hanya mencoba metode barunya itu berhasil atau tidak, dalam
situasi seperti itu pria akan menganggap sebagai suatu kondisi pembelajaran
buatnya. Saat-saat seperti inilah pria yang telah beristri dianggap perfect
dimata wanita yang masih lajang, akibatnya wanita itu semakin terperosok kedalam
perasaan-perasaan emosinya.
Tepatkah alasan cinta dibenarkan mencintai pria yang telah beristri?
Jawabnya adalah TIDAK! Tidak ada alasan yang dapat dibenarkan bagi Anda untuk
mencintai mereka. Bagi Anda yang mungkin mulai terlibat asmara dengan mereka,
segera tinggalkan hubungan Anda, jauhkan perasaan Anda padanya. Pihak konseling
yakin bahwa suatu konflik dalam pernikahan dapat diselesaikan, telah menjadi
tujuan dari konseling keluarga dan perkawinan untuk menyelamatkan perkawinan
dari perceraian. Tidak ada satupun alasan dari Anda yang dapat diterima sebagai
alasan Anda untuk mencintai pria yang telah beristri. Kecuali dalam beberapa hal
yang tidak disebutkan dalam artikel ini; menerima poligami atau pada tahap
perceraian akhir.
Ayo kita temukan alasan-alasannya;
1.
Anda terlibat asmara dengan pria beristri berarti Anda telah membentuk konflik
atau malah sebagai sumber konflik rusaknya rumah tangga orang lain. Tidak ada
alasan bagi Anda untuk membenarkan tindakan Anda bahwa pada dasarnya hubungan
mereka (antara suami dan istrinya) sudah retak atau dalam konflik berkepanjangan
yang sudah tidak dapat diperbaiki. Anda tidak punya hak untuk menilai istrinya
tidak baik dan sebagainya. Bila Anda nekat mempertahankan hubungan Anda, berarti
Anda telah ikut merusak kebahagian rumah tangga orang.
2.
Bila Anda terlibat asmara dengan pria beristri, berarti Anda telah menambah
beberapa musuh sepanjang hidup Anda. Pikirkan, bila Anda dianggap sebagai
perusak rumah tangga orang lain berapa orang akan membenci Anda? Bersiaplah
menerima lemparan telur busuk dari pihak keluarga istrinya, temannya atau
anaknya sendiri.
3.
Bila Anda mencintainya berarti Anda telah membentuk diri Anda sebagai korban
dari perasaan Anda sendiri. Bagaimana Anda meyakini perasaan Anda sendiri bila
pria yang Anda cintai dapat mencintai dan menerima Anda? Bagaimana cinta
terhadap istrinya? anaknya? Apakah Anda benar-benar cocok untuk hidup dengannya?
4.
Kenapa pria berselingkuh? Salah satu faktor penyebabnya adalah masalah seksual.
Pria mempunyai libido seksual yang tinggi dibandingkan wanita. Pria lebih
menekankan pada ketertarikan fisik. Berhati-hatilah Anda dengan sikapnya yang
manis, ia lebih berpengalaman dibandingkan Anda. Secara seksual, pria lebih
tertarik kepada Anda yang belum menikah dan lebih muda, berhati-hatilah siapa
tahu ia adalah pria yang tidak sehat secara seksual, jangan Anda jadi korban
sebagai pelampiasan nafsu seksualnya.
5.
Bila Anda mempunyai niat menikah bersamanya, berarti Anda telah berjudi dengan
hidup Anda, Anda telah menjual impian Anda dengan kebahagian Anda untuk
selamanya. Anda telah menjual impian kebahagian hidup Anda dengan orang yang
samasekali Anda tidak pernah tahu! Pernahkah Anda berpikir, kenapa ia
menceraikan istrinya? Apa sebabnya ia bersedia menceraikan istrinya dan menikahi
Anda? Bagaimana konflik sebelumnya antara mereka berdua? Apakah dapat dipercaya
dengan semua yang ia katakannya? Apakah Anda yakin ia bukanlah seorang pemarah
yang suka memukul istrinya? Kenapa ia tidak dapat mencintai istrinya? Bagaimana
dengan Anda nantinya? Apakah suatu saat mereka akan kembali?
6.
Anda benar-benar mencintainya sehingga Anda bersedia dinikahi dibawahtangan,
berarti Anda benar-benar buta dengan lingkungan sekeliling Anda. Anda harus
mempertimbangkan status pernikahan Anda, istri kedua tidak mendapatkan pengakuan
secara resmi secara pemerintahan, Anda tidak mendapatkan tunjangan gaji,
kesehatan dan sebagainya, begitu juga dengan anak yang Anda lahirkan. Anda harus
memikirkan masa depan Anda yang lebih bahagia bersama suami dan keluarga Anda,
berapa waktu yang ia miliki untuk berada disamping Anda, dan berapa waktu untuk
istri pertamanya? Jangan kalap! Pertimbangkan dahulu, jangan terlalu yakin
terlebih dahulu.
7.
Bersiaplah Anda bakal kehilangan salah satu keluarga Anda! Tidak semua akan
setuju bila Anda menikah pria yang telah beristri, paling tidak salah satu
keluarga akan menentang Anda.
8.
Bila Anda menganggap harga diri Anda merupakan hal yang penting dalam hidup Anda,
maka lebih baik jauhkan satu ini, Anda akan jadi bahan gunjingan ibu-ibu seluruh
RT/RW
Nah, buat Anda yang telah memulai cinta Anda dengan mereka, secepatnya Anda
mengubur harapan cinta Anda, tidak perlu ragu untuk mengakhiri hubungan cinta
Anda dengan mereka. Masa depan Anda lebih penting dibandingkan dengan perasaan
Anda sekarang ini yang sedang Anda pupuk sendiri untuk mencintai mereka. Bila
Anda memang menyukai tipe-tipe pria yang pernah menikah, Anda dapat memilih
mereka yang tinggal mati oleh istrinya. Kondisi Anda bakal berbeda.... :) [PD/Ayed]
___________________
|
sya adalah mahasiswa usia 21th yg mencintai suami orng yg sianya jauh di atas sya 37th,,,
saat ini sya pun msh sngt mencintainya,,tp sya sdr sikap yg sya ambl ini adalah slh..
sya ingin berubah,,sya tdk ingin menjadi perusak RT org,,krna rsasyng sya trhd dia yg besarlah membuat sya berfikir utk mengakhiri hb ini,,
jjr bhkn smpai saat ini pun sya msh bingung bgaimana cara sya agar bsa melupakannya...
dan belajar mencintai pria single sja...