| |
|
|
Intermezzo
|
 |
|
|
|
Januari 2009 |
Kriteria Tuhan
02 Januari 2009 | Intermezzo
Kalau saja Anda sebagai juri untuk memilih orang-orang pemberani, kriteria apa
yang Anda pakai? Kalau Anda ingin memilih orang-orang yang baik siapakah orang
itu yanga Anda pilih?
Kenapa Anda menggunakan pelbagai kriteria?
Bagaimana bila Allah mempunyai "kriteria" sendiri? Siapakah yang akan
dipilih-Nya?
Apakah orang yang diam saja? Ataukah orang-orang yang menggunakan dalih Al Quran
sebagai tempat mereka bersembunyi untuk menjadi penakut, takut akan besarnya
peluru-peluru yang akan dijatuhkan ke negara kita, sehingga kita dengan terpaksa
mengutip ayat-ayat Allah tersebut untuk menjadi seorang penjilat lalu mengatakan;
Bukankah aku orang selalu menyebutkan namamu, ya Rabb?
Subhanallah! Kita takut kehilangan sebuah pekerjaan kita, kita takut akan
kelaparan di esok hari, kita takut harga diri kita akan hilang karena kita tidak
pernah mengunjungi atau membeli produk-produk kemewahan sebagai standar hidup
orang kaya! Kita telah mengisi pundi-pundi dengan emas untuk Amerika, dengan
pelbagai produk dengan embel-embel kaum Yahudi...
Lalu kita berteriak; aku juga saudaramu wahai kaum muslimin Palestina!
Sementara itu di Palestina, seorang ayah kehilangan anak-anaknya, kehilangan
istrinya, kehilangan rumahnya, kehilangan pekerjaannya, dan hilang negaranya!
Mereka bangga dengan apa yang mereka tak punya sebagai orang yang dizalimi.
Mulia di sisi Allah.
Semoga kita tidak menjadi orang yang penakut untuk memilih jalan ke surga, jalan
"kriteria" yang telah digariskan oleh Allah, dan semoga kita tidak menjadi
golongan orang-orang yang munafik.
[webmaster]
Atas |
|