|
Beberapa
bulan yang lalu saya punya seorang pacar usia 22 th, dan sekarang kita udah gak
bareng lagi. Tapi dia masih menyimpan dendam sama saya..dengan cara menelpon
semua teman saya dan membuka aib saya serta semua kejelekan-kejelekan teman saya
yang pernah saya ceritakan sama dia...saya gak tau harus gimana lagi..dan selama
ini saya dijauhi sama teman2 saya. Tolong saya..saya stress gak tau hadapi soal
serupa ini. Makasih atas perhatian nya..yang berharap...
RA - ??
Saat ini Anda sedang mengumpulkan muatan-muatan emosi negatif
setiap perasaaan dan pikiran Anda yang muncul, hingga suatu saat dapat menjadi
sebuah bom waktu yang dapat meledak sewaktu-waktu, tetapi Andalah korban
satu-satunya. Apa yang harus dilakukan?
Anda berharap dapat tidur nyenyak dan bangun keesokan harinya dengan berharap
bahwa hubungan dengan mantan dan teman-teman Anda berjalan baik-baik saja, akan
tetapi Anda tidak menemukan seorangpun yang berdiri di depan Anda! Semuanya
sudah terjadi, Anda tidak dapat membalik kilas waktu ketika Anda ketika masih
bersamanya. Anda tidak dapat berharap semuanya dapat berjalan atau baik dengan
sendirinya.
1. Introspeksi diri
Bukan sekedar bahwa Anda menyususn daftar-daftar kesalahan Anda, tetapi lebih
pada realisasi sikap sebagai pembinaan diri yang baik dan positif. Karakteristik
tidak bisa dibentuk dengan sikap santai tetapi melainkan pada
pengalaman-pengalaman kesalahan, pandangan diperkuat dan diperjelas dengan
perubahan sikap.
—Jangan mengisi obrolan menyangkut hubungan orang lain apalagi menceritakan
kejelekan-kejelekan orang-orang yang ia kenal. Carilah bahan obrolan yang lebih
menarik seputar hubungan cinta Anda berdua.
—Melihat dan menerima orang lain dengan terbuka dan positif
2. Mengubah emosi negatif Anda dengan emosi positif
Kilas negatif, penyesalan, atau bahkan kejadian negatif dimasa mendatang yang
Anda bayangkan secara terus menrus mengalir dalam benak Anda, maka Anda telah
membentuk menjadi seorang yang kering secara mental dan tidak tenang. Stres
merupakan ciptaan dalam pikiran Anda dengan pikiran negatif, ubahlah dengan
energi positif dengan mengubah pikiran Anda dengan hal yang menyenangkan.
Lawanlah!
3. Jangan membalas balik
Jangan mencoba melawan api dengan api, karena hal itu tidak akan berhasil. Anda
tidak dapat mengendali seorang pengendali. Yakinkanlah saat ini Anda tidak
dikendalikan oleh mantan pacar Anda secara emosional.
4. Tanggapilah dengan tenang
Menghadapi masalah dan isu seperti itu dengan tenang membuat otak dan pikiran
Anda lebih terbuka. Pikiran tenang membuat Anda lebih santai dan dapat lebih
berpikir positif sehingga melakukan sesuatu hal dengan kendali pikiran. Marah
menunjukkan bahwa Anda semakin kalah dan ia akan merasa lebih menang karena
tujuan membuat Anda menderita tercapai.
5. Aku tidak tahu apapun!
Berpura-puralah bahwa Anda tidak tahu apapun, bersikaplah sewajarnya. Tetaplah
bergaul dengan teman-teman Anda, seakan-akan tidak pernah terjadi apa pun antara
mantan pacar dan teman Anda. Bersikaplah sewajarnya seperti apa adanya.
Terpenting, tunjukkan niat tulus Anda bersahabat dengan mereka, bukan dengan
dari perkataan-perkataan orang lain
|