Selamat Datang di website www.pikirdong.org | Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif | Ayo menulis untuk kebaikan | Mari kita bangun bangsa ini dengan cara hidup dan mental yang sehat  
 

Konsultasi Psikologi

Temukan solusi permasalahan Anda pada website pikirdong! Kirimkan permasalahan Anda melalui email ke alamat kami konsultasi@pikirdong.org berserta biodata Anda seperlunya. Pikirdong! memberikan alternatif solusi masalah Anda menjadi lebih mudah. Klik disini untuk konsultasi psikologi

 
     
 

Pacaran Tapi Tidak Berniat Menikahinya


Konsultasi Cinta | 04/2008 | Konsultasi Psikologi | Halaman depan

 

Saya sudah pacaran 5,5 tahun. Pacar saya sekarang umur 28 tahun. Kami hampir setiap hari bertemu. Kami juga kerja di kantor yg sama. Hubungan kami sempat putus nyambung tapi putus ga pernah lama paling 1 bulan. Saya merasa nyaman dengan hubungan dengan pacar saya ini. Tapi saya masih dan tidak ingin menikahi dia. Klo pacar saya sudah ingin menikah dengan saya. Saya belum secara pribadi belum siap dan saya juga belum sreg dengan dia. Saya masih ingin mencari pendamping hidup yang lain. Apa menurut anda hubungan ini di teruskan? Saya senang pacaran dengan dia tapi tidak sreg untuk nikah dengan dia. O ya status saya duda anak satu. Tolong dijawab ke email saya. Terima kasih.

Karyawan - Surabaya


 

Hi,..

Kebanyakan orang berkonsultasi mengharapkan sebuah jawaban yang dapat mendukung ia dalam sesuatu hal, padahal beberapa situasi tertentu sangat menyulitkan konselor untuk mengatakan apa yang sebenarnya yang terjadi dengan dirinya. Kami menerima banyak email yang berhubungan dengan pertanyaan seperti yang Anda utarakan di email.

Berhubungan dengan email Anda, berusahalah untuk menjawab dengan jujur pada diri Anda sendiri, mungkin dari beberapa pertanyaan yang saya ajukan dapat memojokkan Anda, tapi percayalah permasalahan yang sebenarnya ada pada diri Anda bukan pada hubungan Anda berdua.

1) Anda mengatakan bahwa merasa nyaman dengan hubungan dengan pacar Anda walau kadang putus sambung, tapi Anda merasa tidak sreg dan tidak ingin menikahinya. Apakah Anda mencuri kondisi tersebut sebagai pengisi kekosongan hari-hari Anda selama 5 tahun lebih itu?

2) Apakah Anda hanya menggunakannya sebagai objek cinta dan mungkin seksualitas Anda semata sebagai pengganti hari-hari sepi Anda?

3) Apakah Anda dapat berbuat (tega) seolah-olah Anda tidak mempunyai hubungan cinta dengannya dan mengatakan padanya bahwa Anda tidak mencintainya setelah 5 tahun itu?

4) Apakah ia (pacar Anda itu) seorang janda yang hanya kesepian dan membutuhkan laki-laki untuk mengusir rasa sepi semata tanpa perlu adanya ikatan formal?

Bila jawaban Anda untuk kesemua pertanyaan diatas adalah TIDAK maka masalah yang Anda hadapi adalah bagaimana membangun sebuah relationship diantara Anda berdua, akan tetapi bila kesemua jawaban adalah IYA maka permasalahan ada pada diri Anda sendiri.

Hubungan bersama pacar Anda bukanlah waktu yang relatif pendek, 5 tahun cukup panjang untuk mengenal karakter kepribadian masing-masing pasangan. Apalagi usia Anda berdua tidak digolongankan lagi sebagai youth atau adolescence, saat ini seharusnya sudah memasuki tahap pematangan (maturity) jadi sangat disayangkan bila Anda berdua masih bermain-main pada episode yang seharusnya sudah dilewatkan beberapa tahun lagi.

Permasalahannya adalah bagaimana Anda tidak sreg dengan dia sedangkan usia pacaran sudah mencapai 5 tahun lebih? Apakah Anda mengambil keuntungan semata untuk pemenuhan dan kekosongan dalam diri Anda sebagai pengisi rasa sepi? Jawabannya adalah IYA! Karena Anda mempunyai niat untuk meninggalkannya dan mencari pengalaman baru pada wanita lain dengan keahlian-keahlian yang sudah Anda dapatkan dalam proses pacaran dengan pacar-pacar Anda sebelumnya!

Anda mempunyai kesempatan untuk melepaskannya karena Anda menceritakan bahwa hubungan Anda kadang putus-sambung, tetapi Anda masih saja terikat terhadap hubungan tersebut, bukankah aneh bila kemudian Anda ingin meninggalkannya karena ia bukan tipe menarik secara seksual? Beberapa penyebab fatal-flaws [1] barangkali dapat dijadikan alasan yang tepat untuk mengakhiri sebuah hubungan, jadi sangat disayangkan bila Anda tidak melakukan pelbagai perbaikan diri, cara pandang, bagaimana menempatkan perempuan bukan sebagai obyek, kematangan emosional, peningkatan mutu relationship dengan pasangan, self emotion programming, dan sebagainya tidak dilakukan terlebih dahulu sementara Anda ingin cepat mengakhiri proses hubungaan Anda berdua.


__________________

[1] Fatal-flaws adalah kesalahan-kesalahan karakteristik dan perilaku yang disebabkan karena indvidu malas secara emosional untuk melakukan perbaikan dirinya untuk dapat meningkatkan hubungan intrapersonal dan interpersonal dalam suatu hubungan khusus. Termasuk di dalamnya adalah pemarah, penggunaan narkoba, kekerasan fisik dan seksual, tidak bertanggungjawab, kurang peka dan sebagainya. Baca artikel yang berkaitan

 

 

 

Konsultasi ini di asuh oleh:

Sayed Muhammad | Biodata

 

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini. Beberapa pengalamannya pernah mengajar di STAIN Malikussaleh untuk bidang studi psikologi pendidikan dan desain grafis majalah lokal.

 
 
 
   

Kembali ke atas

Artikel

 

Pendidikan | Kepribadian | Keluarga | Organisasi | Cinta | Wanita | Remaja | Seks | Artikel Bebas | Opini | Celoteh

Psikologi

 

Psikologi Umum | Psikologi Islami | Konsultasi Psikologi

Website

 

Admin | Webmail | Disclaimer | Visi dan Misi | Mailbox | Info link | Kontak Kami | Web Donasi | Blog | Forum

Agenda

 

Emotional Self Managing Program | Agenda Sosial

Lembaga Psikologi

 

Lembaga Konseling dan Terapi | Daftar

     
 
     
     
 
   

© 2007 Pikirdong
www.pikirdong.org
Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif -
Kontak kami: info@pikirdong.org
Telp. 0813.3247.5184