|
Saya sudah
pacaran 5,5 tahun. Pacar saya sekarang umur 28 tahun. Kami hampir setiap hari
bertemu. Kami juga kerja di kantor yg sama. Hubungan kami sempat putus nyambung
tapi putus ga pernah lama paling 1 bulan. Saya merasa nyaman dengan hubungan
dengan pacar saya ini. Tapi saya masih dan tidak ingin menikahi dia. Klo pacar
saya sudah ingin menikah dengan saya. Saya belum secara pribadi belum siap dan
saya juga belum sreg dengan dia. Saya masih ingin mencari pendamping hidup yang
lain. Apa menurut anda hubungan ini di teruskan? Saya senang pacaran dengan dia
tapi tidak sreg untuk nikah dengan dia. O ya status saya duda anak satu. Tolong
dijawab ke email saya. Terima kasih.
Karyawan - Surabaya
Hi,..
Kebanyakan orang berkonsultasi mengharapkan sebuah jawaban yang dapat mendukung
ia dalam sesuatu hal, padahal beberapa situasi tertentu sangat menyulitkan
konselor untuk mengatakan apa yang sebenarnya yang terjadi dengan dirinya. Kami
menerima banyak email yang berhubungan dengan pertanyaan seperti yang Anda
utarakan di email.
Berhubungan dengan email Anda, berusahalah untuk menjawab dengan jujur pada diri
Anda sendiri, mungkin dari beberapa pertanyaan yang saya ajukan dapat memojokkan
Anda, tapi percayalah permasalahan yang sebenarnya ada pada diri Anda bukan pada
hubungan Anda berdua.
1) Anda mengatakan bahwa merasa nyaman dengan hubungan dengan pacar Anda walau
kadang putus sambung, tapi Anda merasa tidak sreg dan tidak ingin menikahinya.
Apakah Anda mencuri kondisi tersebut sebagai pengisi kekosongan hari-hari Anda
selama 5 tahun lebih itu?
2) Apakah Anda hanya menggunakannya sebagai objek cinta dan mungkin seksualitas
Anda semata sebagai pengganti hari-hari sepi Anda?
3) Apakah Anda dapat berbuat (tega) seolah-olah Anda tidak mempunyai hubungan
cinta dengannya dan mengatakan padanya bahwa Anda tidak mencintainya setelah 5
tahun itu?
4) Apakah ia (pacar Anda itu) seorang janda yang hanya kesepian dan membutuhkan
laki-laki untuk mengusir rasa sepi semata tanpa perlu adanya ikatan formal?
Bila jawaban Anda untuk kesemua pertanyaan diatas adalah TIDAK maka masalah yang
Anda hadapi adalah bagaimana membangun sebuah relationship diantara Anda berdua,
akan tetapi bila kesemua jawaban adalah IYA maka permasalahan ada pada diri Anda
sendiri.
Hubungan bersama pacar Anda bukanlah waktu yang relatif pendek, 5 tahun cukup
panjang untuk mengenal karakter kepribadian masing-masing pasangan. Apalagi usia
Anda berdua tidak digolongankan lagi sebagai youth atau adolescence, saat ini
seharusnya sudah memasuki tahap pematangan (maturity) jadi sangat disayangkan
bila Anda berdua masih bermain-main pada episode yang seharusnya sudah
dilewatkan beberapa tahun lagi.
Permasalahannya adalah bagaimana Anda tidak sreg dengan dia sedangkan usia
pacaran sudah mencapai 5 tahun lebih? Apakah Anda mengambil keuntungan semata
untuk pemenuhan dan kekosongan dalam diri Anda sebagai pengisi rasa sepi?
Jawabannya adalah IYA! Karena Anda mempunyai niat untuk meninggalkannya dan
mencari pengalaman baru pada wanita lain dengan keahlian-keahlian yang sudah
Anda dapatkan dalam proses pacaran dengan pacar-pacar Anda sebelumnya!
Anda mempunyai kesempatan untuk melepaskannya karena Anda menceritakan bahwa
hubungan Anda kadang putus-sambung, tetapi Anda masih saja terikat terhadap
hubungan tersebut, bukankah aneh bila kemudian Anda ingin meninggalkannya karena
ia bukan tipe menarik secara seksual? Beberapa penyebab fatal-flaws [1] barangkali
dapat dijadikan alasan yang tepat untuk mengakhiri sebuah hubungan, jadi sangat
disayangkan bila Anda tidak melakukan pelbagai perbaikan diri, cara pandang,
bagaimana menempatkan perempuan bukan sebagai obyek, kematangan emosional,
peningkatan mutu relationship dengan pasangan, self emotion programming, dan
sebagainya tidak dilakukan terlebih dahulu sementara Anda ingin cepat mengakhiri
proses hubungaan Anda berdua.
__________________
[1] Fatal-flaws adalah kesalahan-kesalahan karakteristik dan perilaku yang
disebabkan karena indvidu malas secara emosional untuk melakukan perbaikan
dirinya untuk dapat meningkatkan hubungan intrapersonal dan interpersonal dalam
suatu hubungan khusus. Termasuk di dalamnya adalah pemarah, penggunaan narkoba,
kekerasan fisik dan seksual, tidak bertanggungjawab, kurang peka dan sebagainya.
Baca artikel yang berkaitan
|