|
Kami
berpacaran 1 tahun punya cita-cita menikah tahun depan tapi tiba-tiba cowok saya
bilang bahwa selama ini cintanya tidak tulus, mudah berpaling ke yang lain
karena ada di sisi WIL yang tak ada pada saya padahal saya sudah terlanjur
sayang ditambah sikap dia yg selalu memperhatikan saya, ingin selalu
menyenangkan saya apa kata-kata dia cuma ngetes saja ato beneran....? saya
bingung
Pegawai Swasta - Solo
Dear San...
Terus terang saya merasa kaget dan bingung membaca kondisi seperti yang Anda
sebutkan di email terutama pada kata "mengetest", kalau sebenarnya kondisi
seperti yang Anda sebutkan maka tentunya Anda berdua harus kembali "belajar" (kalau
perlu kuliah kembali pada studi relationship mata kuliah cinta, hehehe). Ok yuk,
kita bahas permasalahan ini semoga juga menjadi pembelajaran buat yang lain yang
membaca konsultasi ini.
Pertama, sebagai pria (sejati) maka sepatutnya ia tidak pantas bercanda atau
serius mengatakan bahwa ia mempunyai WIL lain yang mempunyai kelebihan-kelebihan
dibandingkan dengan diri Anda, tidak ada alasan apapun yang dapat ia gunakan
sebagai alasan mempermainkan perasaan Anda! Bagaimana pun ia begitu menyenangkan
terhadap diri Anda, sepatutnya Anda perlu menggugat perkataannya ini, seharusnya
ia lebih menghargai dan menerima Anda dengan apa adanya dalam diri Anda secara
fisik dan karakter kalau ia memang mencintai Anda.
Kedua, menguji cinta pasangan sah-sah saja dilakukan hanya saja penempatan yang
dilakukan oleh pasangan Anda tidak tepat kalau memang kondisi itu sengaja
dilakukan untuk diri Anda, sebenarnya apa yang ditest? Apa kegunaannya terhadap
hubungan Anda berdua? Apakah dapat memperburuk atau membuat baik suasana
hubungan Anda berdua? Saya melihat "test" yang diberikan oleh pasangan lebih
cenderung mempermainkan perasaan-perasaan Anda dibandingkan dengan menguji
besarnya cinta Anda kepadanya.
Ketiga, beberapa kali dalam tulisan saya lebih menekankan pada pemenuhan
kebutuhan pasangan masing-masing merupakan hal yang penting sebagai dasar
pembentukan sebuah hubungan yang kuat, inilah yang mungkin perlu di uji, bukan
dengan bermain-main dengan perasaan, —kekuatan emosional, sikap dan perilaku
yang tampak adalah hal yang penting perlu diketahui pada pasangan kita.
Contoh kasus; Ani, adalah seorang wanita tomboy dan cenderung cuek terhadap
hal-hal menyangkut hubungan dengan pacarnya; Budi. Suatu ketika Budi mengalami
permasalahan berat dalam hidupnya, perubahan perilaku yang secara drastis
rupanya membuat Ani menjadi "terganggu". Secara terus menerus Ani mendesak Budi
untuk bercerita ada apa sebenarnya terjadi.
Pada kasus di atas, beberapa perilaku, ekspresi emosional dan sikap begitu
banyak dapat dijadikan sebagai "alat ukur"; kesabaran, kontrol emosi, dukungan
emosional, kesediaan mendengarkan pasangannya, komunikasi antar pasangan,
problem solving dan sebagainya. Pada hubungan Anda berdua hal utama yang perlu
diperbaiki adalah komunikasi antara Anda berdua, cobalah Anda berpikir
sebagaimana pria berpikir, tentunya nanti Anda dapat kembali menuntut pasangan
Anda untuk berperilaku yang sama; mendengarkan ungkapan perasaan-perasaan Anda!
Ini yang perlu di uji yang nantinya akan mempengaruhi hubungan Anda berdua pada
jenjang selanjutnya!
|