Selamat Datang di website www.pikirdong.org | Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif | Ayo menulis untuk kebaikan | Mari kita bangun bangsa ini dengan cara hidup dan mental yang sehat  
 

Konsultasi Psikologi

Temukan solusi permasalahan Anda pada website pikirdong! Kirimkan permasalahan Anda melalui email ke alamat kami konsultasi@pikirdong.org berserta biodata Anda seperlunya. Pikirdong! memberikan alternatif solusi masalah Anda menjadi lebih mudah. Klik disini untuk konsultasi psikologi

 
     
 

Jatuh Cinta Pada Dua Pria


Konsultasi Cinta | 01/2009 | Konsultasi Psikologi | Halaman depan

 

Saat ini saya Lia (23), sudah bekerja, bener2 bingung. Lia memiliki 2 orang dalam hati lia. Sebut saja "T", lia sdh kenal selama 5 thn. lia sdh sempat bertunangan dengan "T" tp entah knp lia kepincut dengn sesorang sebut saja "B"(org solo), lia berkenalan saat acara wisuda.lama2 kenal akirnya "B"tau kalau lia sdh bertunangan, tp dia tidak pernah mundur.akirnya kami melakukan hub tanpa diketahui oleh "T".sampai akirnya "B" meminta lia untuk memutuskan pertungananku dgn "T". Waktu itu lia sudah berfikir panjang akirnya lia putuskan untuk break smentara dgn"T", dan akirnya sampai saat ini lia berhub dgn "B", tp tanpa diketahui oleh "B" lia msh sering di hub oleh "T", T sgt ingin lia mnjadi istrinya, dan yang membuat lia merasa bersalah dgan "T" lia sdh mengkhianati cinta "T".dan saat ini yg membuat lia stress, lia dgn "B"sdh berhub terlalu 'jauh', jauh sekali. Bagaimana lia hrs bersikap? lia hrs memutuskan yang mana?? lia mmg msh sangat sayang dgan "T", bgt sebaliknya "T" sayang ma lia, "B"sendiri jg sangat tdk ingin kehilangan lia, tp kondisi lia sdh tidk sprti yg "T" kenal dulu....apa yg hrs lia lakukan?

Karyawati – Malang

 

 

Berada di antara dua cinta memang melelahkan. Di dalamnya banyak ketidakjujuran. Banyak hal harus ditutupi. Banyak rasa bersalah bermunculan.


Ada beberapa pelajaran yang amat penting untuk menjadi perhatian mbak Lia. Pertama, menjaga kehormatan dan kemuliaan diri adalah sesuatu yang amat prinsip. Sekalipun dorongan romantisme dan seksualitas tengah bergelora, kehormatan dan kemuliaan diri tetap patut dijaga. Namun, nasi telah jadi bubur. Yang terpenting setelah ini adalah anda tidak meneruskan hubungan yang terlalu jauh dengan si B. Status hubungan anda dengannya dan cara anda berhubungan dengannya menurut saya tidak elegan. Yang saya maksud status hubungan adalah anda berhubungan dengannya saat anda bertunangan dengan lelaki yang lain. Cara anda berhubungan dengannya, di mana anda melakukannya terlalu jauh, juga tidak tepat dan melanggar batas-batas.

Kedua, bertaubatlah kepada Tuhan dan berlatihlah untuk jujur, terutama saat berkomunikasi dengan orang yang dekat dengan anda. Pertaubatan adalah sesuatu yang penting untuk memulai hidup baru. Dengan memohon ampun pada Tuhan, anda membebaskan diri dari sebagian dosa-dosa masa lalu anda. Lakukan pertaubatan menurut agama anda. Dua hal yang perlu anda renungi sebagai kesalahan adalah melakukan hubungan seks di luar lembaga pernikahan dan menghidupkan ketidakjujuran saat membangun cinta dengan si B.

Kejujuran sangat penting untuk anda kembangkan bersama B. Anda mencintainya dan dia mencintai anda. Kalau saya boleh memilihkan untuk anda, saya lebih merekomendasikan si B. Kembalilah kepada si B dengan catatan anda berani berkata jujur mengenai hubungan anda dengan si T. Kejujuran ini penting agar tidak membuat anda merasa bersalah sepanjang hidup anda. Penting juga bagi B agar dia memutuskan kelanjutan hubungan dengan anda dengan mempertimbangkan kondisi anda saat ini. Ia berhak memilih.

Ketika anda jujur, saya sarankan anda untuk menerima beberapa kemungkinan resiko yang terjadi. Pertama, si B mengerti, memaafkan anda, dan siap melanjutkan hubungan. Kedua si B mengerti dan tidak dapat memaafkan anda. Ketiga si B mengerti dan memaafkan, tapi tidak dapat melanjutkan hubungan dengan Anda. Bila pilihan pertama terjadi, anda dapat melangsungkan hubungan dengan B. Bila kemungkinan kedua dan ketiga terjadi, anda harus siap menanggung konsekuensi dari ksesalahan masa lalu anda. Anda perlu menyiapkan diri berpisah dengan orang yang sebelumnya anda sayangi dan menyayangi anda.

Apakah akan memilih si T? Saran saya hiduplah dengan petunjuk agama. Dekatkanlah diri anda kepada Tuhan dan sampaikan masalah anda kepada-Nya apakah memilih T akan menghasilkan kebaikan bagi anda di masa depan. Saya sendiri sebenarnya kurang merekomendasikan anda melanjutkan cinta dengan si T, namun kalau anda dapat memperoleh petunjuk dari-Nya untuk memilih T, maka taatlah kepada petunjuk Tuhan. Saya sarakan anda membaca konsultasi yang berjudul “Haruskah Aku Menyerah?” Di sana diungkapkan cara Tuhan menanggapi permohonan manusia. Oya, mengapa saya kurang merekomendasikan si T? Sebabnya adalah anda melakukannya dengan cara yang tidak benar, saat anda masih menjalin cinta dengan si B. Awal yang tidak benar dikhawatirkan membuat anak berada di jalan yang salah terus. Tapi, sekali lagi, mohonlah petunjuk pada-Nya.

Selamat berjuang!

 

 

__________

Konsultasi berhubungan:

Haruskah Aku Menyerah?

Jatuh Cinta pada Cowok yang Sama


 

Konsultasi ini di asuh oleh:

H. Fuad Nashori | Biodata

 

Fuad Nashori adalah salah seorang pelopor dan ahli di bidang Psikologi Islami, sehari-hari beliau menjabat sebagai Ketua Umum PP Asosiasi Psikologi Islami Indonesia dan Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia, (UII) Yogyakarta. Fuad Nashori adalah penulis tetap untuk rubrik Psikologi Islami di website ini.

 
 
 
   

Kembali ke atas

Artikel

 

Pendidikan | Kepribadian | Keluarga | Organisasi | Cinta | Wanita | Remaja | Seks | Artikel Bebas | Opini | Celoteh

Psikologi

 

Psikologi Umum | Psikologi Islami | Konsultasi Psikologi

Website

 

Admin | Webmail | Disclaimer | Visi dan Misi | Mailbox | Info link | Kontak Kami | Web Donasi | Blog | Forum

Agenda

 

Emotional Self Managing Program | Agenda Sosial

Lembaga Psikologi

 

Lembaga Konseling dan Terapi | Daftar

     
 
     
     
 
   

© 2007 Pikirdong
www.pikirdong.org
Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif -
Kontak kami: info@pikirdong.org
Telp. 0813.3247.5184