|
Membuat
lamaran kerja susah-susah gampang. Beberapa orang berusaha membuat lamaran kerja
yang menarik dan mengirim ke perusahaan dimana ia ingin bekerja. Tidak hanya
satu atau dua bahkan lebih beberapa surat lamaran ia kirim ke beberapa
perusahaan agar ia dapat diterima di perusahan tersebut. Akan tetapi tidak ada
satu pun surat panggilan wawancara yang ia terima. Kenapa hal itu bisa terjadi?
Adakah sesuatu yang salah?
Beberapa kemungkinan yang terjadi adalah;
1. Suarat lamaran yang dikirim bukanlah sasaran yang cocok dalam penempatan atau
permintaan pegawai yang disebutkan oleh perusahaan.
2. Tenaga yang dicari adalah tenaga profesional yang memang bergelut dalam
bidangnya.
3. Minimnya pengalaman kerja dilapangan. Beberapa perusahaan menginginkan
pegawai yang langsung dapt ditempatkan di lapangan, tujuannya adalah penghematan
biaya training untuk jangka waktu yang panjang.
4. Kesalahan penulisan dan tata bahasa.
5. Kesalahan dalam penulisan atau sasaran lamaran yang ditujukan.
6. CV (Riwayat hidup) yang tidak mendukung dengan jabatan yang diminta.
7. Menumpuknya lamaran kerja yang mesti diseleksi oleh HRD dalam waktu yang
singkat.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis lamaran kerja.
Pada dasarnya lamaran kerja merupakan iklan yang memprentasikan tentang keahlian
dan kemampuan yang Anda miliki, maka Anda harus mempunyai kemampuan untuk
membuat perusahaan tertarik untuk membeli iklan tersebut.
1. Dalam lamaran kerja, Anda harus dapat memberikan gambaran kemampuan yang
dapat Anda berikan kepada perusahaan dimana Anda ingin bekerja.
2. Surat lamaran yang dikirim berdasarkan posisi yang dituju, janganlah
memberikan kesan bahwa Anda dapat bekerja pada posisi apa saja.
3. Kejujuran. Kejujuran merupakan perioritas perusahaan. Beberapa perusahaan
kadang juga melakukan kontak dengan dengan perusahaan-perusahaan lain, maka
pengalaman kerja pada CV Anda dapat sewaktu-waktu dilakukan cross check pada
perusahaan Anda bekerja sebelumnya.
4. Kemampuan teknis. Nilai IPK dan pengalaman kerja sebelumnya sangat
mempengaruhi penilaian Anda.
5. Kemampuan menguasai komputer, program-program tertentu haruslah sesuai dengan
bidang posisi yang diminta.
6. Kemampuan bahasa. Tulislah lamaran dengan bahasa yang menarik, teratur dan
berkesinambungan antara setiap kata dan kalimat. Kemampuan menguasai beberapa
bahasa menjadi kelebihan tersendiri, apalagi pada perusahaan-perusahaan yang
memiliki sertifikat internasional.
7. Hindarilah penggunaan kalimat yang dapat mengandung penilaian subjektif dari
tim penilai, misalnya agama, photo, politik, suku dan lain sebagainya. [PD/Ayed]
___________________
|