Selamat Datang di website www.pikirdong.org | Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif | Ayo menulis untuk kebaikan | Mari kita bangun bangsa ini dengan cara hidup dan mental yang sehat  
 

Pendidikan

Artikel psikologi mengenai  mengenai dunia pendidikan.

 
     
 

Enaknya Duduk di Barisan Depan Kelas!


Artikel Pendidikan | 08/2007 | Pikirdong | Pendidikan

 


Duduk di barisan paling depan kelas memang rada seram, perasaan was-was selalu kebayang karena selalu dapat menjadi pusat perhatian guru saat mengajar di depan kelas. Bagaimana bila nantinya kalau guru bertanya tentang pelajaran? Bagaimana bila menjadi pusat perhatian dan bahan tertawaan teman-teman bila tidak mampu menjawab? Duh, ga kebayang deh betapa malunya!

 

 


 

Nah, mungkin alasan inilah yang paling sering gunakan untuk menolak duduk di bangku paling depan bila guru menyuruh kamu untuk memilihnya. Kenapa kamu lebih senang memilih bangku paling belakang?


Mungkin inilah alasan-alasan yang paling sering digunakan siswa;


- Menghindari kontak secara langsung atau berdekatan dengan guru
- Bangku paling depan begitu mudah menjadi jangkauan guru untuk memeriksa PR atau pun pertanyaan-pertanyaan tentang pelajaran sebelumnya
- Bisa usil bareng teman tanpa terlihat secara langsung oleh guru
- Tempat bersembunyi dari rasa takut untuk sementara bila ada pemeriksaan dadakan oleh BP
- Punya kesempatan untuk mencontek teman
- Mempunyai kesempatan untuk mengatur strategi terhadap "kesiapan mental" terhadap tugas, bila guru melakukan urutan dari depan
- Punya kesempatan untuk tidur di dalam kelas
- Atau kamu punya alasan lainnya?

Keuntungan yang bakal kamu peroleh dengan memilih atau mengubah tempat duduk ke bagian depan kelas!
Bagaimana pun untuk duduk di depan bukanlah hal yang merugikan buat kamu. Seorang pendidik, Randall McCutcheon dalam bukunya; Get off My Brain: A Survival Guide for Lazy Student (1998) menulis beberapa keuntungan yang dapat diperoleh siswa yang duduk dibarisan paling depan kelas;

1. Kebanyakan siswa yang duduk di depan guru adalah siswa yang cemerlang yang mempunyai interaksi terhadap pelajaran-pelajaran yang diperolehnya melalui ketertarikannya dengan guru. Duduk di barisan depan berarti kamu akan lebih sering bertemu dengan siswa-siswa cemerlang, bangunlah persahabatan dengan mereka. Disebutkan juga bahwa ternyata mahasiswa atau mahasiswi yang duduk pada barisan adalah mahasiswa yang cepat lulus dari kuliahnya!*

2. Siswa yang duduk bagian depan mempunyai konsentrasi terhadap pelajaran lebih mendalam menyimak pelajaran, dan kesempatan mencatat lebih banyak. Siswa-siswa ini akan lebih fokus terhadap materi pelajaran yang disampaikan oleh gurunya, sehingga akan lebih menguasai ujian-ujian atau pertanyaan yang diajukan nantinya.

3. Duduk di bagian paling depan berarti kamu telah membangun interaksi dengan guru. Suatu penelitian menunjukkan bawa siswa yang mempunyai interaksi yang baik dengan gurunya atau sebaliknya, akan meningkatkan motivasi siswa belajar dan meningkatkan pemahaman dan ketertarikannya terhadap pelajaran. Tidak hanya itu, kamu telah memberi kesempatan kepada guru untuk mengenalmu, sehingga guru akan terus memperhatikan perkembangan kamu, nah sekarang tergantung bagaimana kamu memperkenalkan dirimu kepada guru tersebut.* (Baca juga Interaksi Guru Terhadap Proses Belajar Siswa)

4. Menambah rasa percaya diri ketika ujian tiba. Nah, kalo kamu udah sering menyimak setiap penjelasan guru, mencatat dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan mengapa kamu mesti takut menghadapi ujian? PD aja lagi! Sikap positif yang telah kamu tanamkan sebelumnya dengan ketekunan tentunya agar kamu dapat lulus dengan memuaskan.

5. Biasanya siswa-siswa yang duduk pada barisan depan kelas lebih sering mendapat peratian dari gurunya. Perhatian tersebut dapat berupa; pertanyaan-pertanyan berupa pelajaran terakhir yang telah diajarkan. Ini berarti bahwa guru mempunyai perhatian terhadap kemajuan siswanya, nah bila kamu mendapat giliran pertanyaan, jangan takut bahwa kamu tidak bisa menjawabnya, ini bisa berarti bahwa kamu mendapat perhatian sekaligus menjadi tolak ukur kemampuan siswa dalam menerima palajaran yang telah disampaikan. Tentunya kamu juga harus terus mengulang kembali pelajaran-pelajaran yang telah diajarkan. Perlu di ingat, bisa jadi salah satu pertanyaan yang diajukan bakal muncul dalam ujian akhir nanti. [PD/Ayed]

 

_

Adaptasi Buku Pintar Remaja Gaul, Pamela Espaland, Kaifa, 2005

 

___________________


 

 

Comment Script

Comments

Duduk didepan menguras fisik krn dituntut untuk terus fokus. Sepertinya enakan duduk d belakang bsa mp4,fb,chat, jd g boring amat.
#1 - David - 09/14/2009 - 20:04
Bener juga kata lo david, enakan di belakang, guru seh ga getu peduli ama kita, hehehe, lagian dibelakang gue bisa ngayal ce gue juga! wakaka
#2 - Andro - 09/16/2009 - 14:07
sebenernya sih sama aja duduk di depan ato di belakang,asal siswanya juga aktif dalam pelajaran.
aq males duduk di depan sebener'ny,nanti dikira aq ngejilat guru'ny lagi.........
#3 - Marwan - 09/23/2009 - 12:30
Name
E-mail (Will not appear online)
Homepage
Title
Comment
;-) :-) :-D :-( :-o >-( B-) :oops: :-[] :-P
This comment form is powered by GentleSource Comment Script. It can be included in PHP or HTML files and allows visitors to leave comments on the website.
 
 
 
 
   

Kembali ke atas

Artikel

 

Pendidikan | Kepribadian | Keluarga | Organisasi | Cinta | Wanita | Remaja | Seks | Artikel Bebas | Opini | Celoteh

Psikologi

 

Psikologi Umum | Psikologi Islami | Konsultasi Psikologi

Website

 

Admin | Webmail | Disclaimer | Visi dan Misi | Mailbox | Info link | Kontak Kami | Web Donasi | Blog | Forum

Agenda

 

Emotional Self Managing Program | Agenda Sosial

Lembaga Psikologi

 

Lembaga Konseling dan Terapi | Daftar

     
 
     
     
 
   

© 2007 Pikirdong
www.pikirdong.org
Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif -
Kontak kami: info@pikirdong.org
Telp. 0813.3247.5184