Selamat Datang di website www.pikirdong.org | Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif | Ayo menulis untuk kebaikan | Mari kita bangun bangsa ini dengan cara hidup dan mental yang sehat  
 

Pendidikan

Artikel psikologi mengenai  mengenai dunia pendidikan.

 
     
 

Membantu Proses Adaptasi Anak pada Awal Sekolah


Artikel Pendidikan | 08/2007 | Yatimah | Pendidikan

 
 

Membantu Proses Adaptasi Anak pada Awal Sekolah

© Agustus 2007

Penulis: Yatimah

Yatimah adalah mahasiswa Diploma II jurusan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di Sekolah Ilmu Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh - Lhokseumawe.

 
 


Rasulullah bersabda:
"Seorang anak yang baru lahir bagaikan kertas putih, maka orang tualah yang mewarnai dia..."

 

 


 

Itu merupakan sebuah kata-kata dari Rasulullah yang paling indah, lengkap dan mendetail. Jika seorang anak baru memasuki lingkungan baru tentu ada sedikit rasa dan suasana yang lain yang ia rasakan. Maka akan timbul berbagai reaksi dari anak. Anak menerima atau tidak lingkungan baru tergantung dari diri pribadi si anak.

Maka ada beberapa hal yang harus dilakukan guru untuk membantu siswa-siswi dalam menghadapi lingkungan sekaligus beradaptasi dengan lingkungan baru tersebut:

1. Guru harus mengetahui kepribadian siswa
Hal ini mungkin sulit dilakukan, melihat banyaknya siswa apalagi pada hari pertama. Jika kita mempelajari pengertian kepribadian, ternyata banyak sekali perbedaan pendapat, ahli psikologi Gordon W. Allport memberikan definisi kepribadian sebagai:

 

"Personality is the dynamic organization within the individual of those psychophysical system that determine his unique adjustment his environment"

 

Jika kepribadian ini dianalisis, maka kepribadian adalah:
a. merupakan suatu organisasi dinamis, yaitu dia akan terus berkembang sepanjang hidup manusia
b. organisasi itu terdiri atas sistem-sistem jiwa raga seperti kebiasaan, sikap, tingkah laku, warna kulit, bentuk tubuh, dan lainnya.
c. organisasi itu menentukan penyesuaian diri, yaitu menunjukkan bahwa kepribadian itu dibentuk oleh kecenderungan yang berperan secara aktif dalam menentukan tingkah laku individu yang berhubungan dengan diri sendiri
d. penyesuaian diri dalam hubungan dengan lingkungan itu bersifat unik, khas atau khusus, yakni mempunyai ciri-ciri tersendiri dan tidak ada yang menyamainya. Tiap penyesuaian kepribadian tidak ada yang sama dan arena itu berbeda dengan penyesuaian kepribadian yang lain. Walaupun dua kepribadian anak kembar berasal dari satu telur. Tiap-tiap penyesuaian terarah pada diri sendiri, lingkungan ataupun kebudayaan.

Maka jelaslah bahwa kepribadian juga menentukan penyesuaian oleh karena itu kepribadian seorang siswa harus diketahui oleh gurunya, agar guru lebih mudah membantu proses adaptasi siswa dengan lingkungan sekolah yang baru.

2. Memperkenalkan lingkungan sekolah
Ini adalah kebiasaan para guru, baik itu guru SD/MIN, MTsN-SLTP maupun MA-SMU. Guru akan memperkenalkan diri terlebih dahulu kemudian baru memperkenalkan ruang kelas dan isi kelas seperti papan tulis, kapur dan sebagainya. Kemudian sekolah pun tidak luput termasuk juga kantor dan lapangan bola, kantin dan masih banyak lagi yang lainnya.

3. Membangun rasa percaya diri pada anak
Ada banyak pendekatan dalam mendidik siswa siswi. Bagi siswa yang baru masuk sekolah dan baru mengenal lingkungan sekolah yang terasa asing baginya, hal ini dapat menyebabkan siswa tidak segera dapat menerima lingkungan tersebut, karena masih ada rasa was-was dan tertekan (Sigmund Freud).

Hal ini bisa dilihat dari sikap dan tingkah laku seperti tidak mau ditinggal pergi orang tua yang mengantar, meminta ibunya untuk selalu berada disisinya, menangis, merasa takut, bahkan tidak mau berbicara dengan teman-teman barunya.

Maka guru harus membangun rasa percaya diri anak, misal dengan berbicara secara santai, mengajar bermain bersama teman-teman yang lain sambil memperkenalkan lingkungan barunya seperti teman-teman baru, ruang kelas dan halaman sekolah, atau bahkan guru bisa sedikit memuji siswa tersebut agar kepercayaan diri siswa tumbuh atau kembali.

4. Membawa langsung anak-anak ke lingkungan
Ini merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Siswa-siswa baru bisa melihat sendiri lingkungan sekolah yang baru. Kegiatan seperti ini akan membuat siswa lebih cepat mengerti dan dapat langsung beradaptasi dengan lingkungan dan teman-temannya.

5. Meminta bantuan kakak kelas
Guru juga dapat meminta bantuan kakak kelas untuk menuntun dan menjelaskan keadaan lingkungan sekolah. Hal ini dapat dilakukan bagi siswa yang baru masuk sekolah jika dia memiliki kakak di sekolah yang sama atau memiliki orang-orang terdekat di sekolah itu.

Demikianlah kewajiban seorang guru dalam memperkenalkan lingkungan yang baru bagi muridnya, agar siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan tanpa kendali dan hambatan. [Yatimah]

 

 

___________________


 

 

Comment Script

Comments

Name
E-mail (Will not appear online)
Homepage
Title
Comment
;-) :-) :-D :-( :-o >-( B-) :oops: :-[] :-P
This comment form is powered by GentleSource Comment Script. It can be included in PHP or HTML files and allows visitors to leave comments on the website.
 
 
 
 
   

Kembali ke atas

Artikel

 

Pendidikan | Kepribadian | Keluarga | Organisasi | Cinta | Wanita | Remaja | Seks | Artikel Bebas | Opini | Celoteh

Psikologi

 

Psikologi Umum | Psikologi Islami | Konsultasi Psikologi

Website

 

Admin | Webmail | Disclaimer | Visi dan Misi | Mailbox | Info link | Kontak Kami | Web Donasi | Blog | Forum

Agenda

 

Emotional Self Managing Program | Agenda Sosial

Lembaga Psikologi

 

Lembaga Konseling dan Terapi | Daftar

     
 
     
     
 
   

© 2007 Pikirdong
www.pikirdong.org
Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif -
Kontak kami: info@pikirdong.org
Telp. 0813.3247.5184