|
Rasulullah
bersabda:
"Seorang anak yang baru lahir bagaikan kertas putih, maka orang tualah yang
mewarnai dia..."
Itu merupakan sebuah kata-kata dari Rasulullah yang paling indah, lengkap dan
mendetail. Jika seorang anak baru memasuki lingkungan baru tentu ada sedikit
rasa dan suasana yang lain yang ia rasakan. Maka akan timbul berbagai reaksi
dari anak. Anak menerima atau tidak lingkungan baru tergantung dari diri pribadi
si anak.
Maka ada beberapa hal yang harus dilakukan guru untuk membantu siswa-siswi dalam
menghadapi lingkungan sekaligus beradaptasi dengan lingkungan baru tersebut:
1. Guru harus mengetahui kepribadian siswa
Hal ini mungkin sulit dilakukan, melihat banyaknya siswa apalagi pada hari
pertama. Jika kita mempelajari pengertian kepribadian, ternyata banyak sekali
perbedaan pendapat, ahli psikologi Gordon W. Allport memberikan definisi
kepribadian sebagai:
"Personality is the dynamic organization within the individual of those
psychophysical system that determine his unique adjustment his environment"
Jika kepribadian ini dianalisis, maka kepribadian adalah:
a. merupakan suatu organisasi dinamis, yaitu dia akan terus berkembang sepanjang
hidup manusia
b. organisasi itu terdiri atas sistem-sistem jiwa raga seperti kebiasaan, sikap,
tingkah laku, warna kulit, bentuk tubuh, dan lainnya.
c. organisasi itu menentukan penyesuaian diri, yaitu menunjukkan bahwa
kepribadian itu dibentuk oleh kecenderungan yang berperan secara aktif dalam
menentukan tingkah laku individu yang berhubungan dengan diri sendiri
d. penyesuaian diri dalam hubungan dengan lingkungan itu bersifat unik, khas
atau khusus, yakni mempunyai ciri-ciri tersendiri dan tidak ada yang menyamainya.
Tiap penyesuaian kepribadian tidak ada yang sama dan arena itu berbeda dengan
penyesuaian kepribadian yang lain. Walaupun dua kepribadian anak kembar berasal
dari satu telur. Tiap-tiap penyesuaian terarah pada diri sendiri, lingkungan
ataupun kebudayaan.
Maka jelaslah bahwa kepribadian juga menentukan penyesuaian oleh karena itu
kepribadian seorang siswa harus diketahui oleh gurunya, agar guru lebih mudah
membantu proses adaptasi siswa dengan lingkungan sekolah yang baru.
2. Memperkenalkan lingkungan sekolah
Ini adalah kebiasaan para guru, baik itu guru SD/MIN, MTsN-SLTP maupun MA-SMU.
Guru akan memperkenalkan diri terlebih dahulu kemudian baru memperkenalkan ruang
kelas dan isi kelas seperti papan tulis, kapur dan sebagainya. Kemudian sekolah
pun tidak luput termasuk juga kantor dan lapangan bola, kantin dan masih banyak
lagi yang lainnya.
3. Membangun rasa percaya diri pada anak
Ada banyak pendekatan dalam mendidik siswa siswi. Bagi siswa yang baru masuk
sekolah dan baru mengenal lingkungan sekolah yang terasa asing baginya, hal ini
dapat menyebabkan siswa tidak segera dapat menerima lingkungan tersebut, karena
masih ada rasa was-was dan tertekan (Sigmund Freud).
Hal ini bisa dilihat dari sikap dan tingkah laku seperti tidak mau ditinggal
pergi orang tua yang mengantar, meminta ibunya untuk selalu berada disisinya,
menangis, merasa takut, bahkan tidak mau berbicara dengan teman-teman barunya.
Maka guru harus membangun rasa percaya diri anak, misal dengan berbicara secara
santai, mengajar bermain bersama teman-teman yang lain sambil memperkenalkan
lingkungan barunya seperti teman-teman baru, ruang kelas dan halaman sekolah,
atau bahkan guru bisa sedikit memuji siswa tersebut agar kepercayaan diri siswa
tumbuh atau kembali.
4. Membawa langsung anak-anak ke lingkungan
Ini merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Siswa-siswa baru bisa melihat
sendiri lingkungan sekolah yang baru. Kegiatan seperti ini akan membuat siswa
lebih cepat mengerti dan dapat langsung beradaptasi dengan lingkungan dan
teman-temannya.
5. Meminta bantuan kakak kelas
Guru juga dapat meminta bantuan kakak kelas untuk menuntun dan menjelaskan
keadaan lingkungan sekolah. Hal ini dapat dilakukan bagi siswa yang baru masuk
sekolah jika dia memiliki kakak di sekolah yang sama atau memiliki orang-orang
terdekat di sekolah itu.
Demikianlah kewajiban seorang guru dalam memperkenalkan lingkungan yang baru
bagi muridnya, agar siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan tanpa kendali dan
hambatan. [Yatimah]
___________________
|