|
Parafilia Yang Tidak Terdefinisi
01/2009 | Pikirdong
Abasiophilia, Apotemnophilia, Dacryphilia, Gynemimetophilia, Mysophilia,
Scotophilia, Stygiophilia, Telephonicophilia, Zoophilia adalah beberapa jenis
parafilia lainnya yang tidak terdefinisi..
Veyourisme
01/2009 | Pikirdong
Voyeurisms
atau veyourisme merupakan perilaku penyimpangan seksual dengan cara mengintip
orang lain yang sedang mengganti atau menanggalkan pakaiannya, telanjang atau
sedang melakukan aktivitas seksual. Veyourisme bukanlah suatu aktivitas seksual
yang melibatkan orang lain secara sadar, pelaku mendapatkan kepuasan dengan cara
mengintip dan melanjutkan dengan masturbasi untuk mendapatkan kepuasan seksual (klimaks).
Fetishisme Transvestik
01/2009 | Pikirdong
Transvestitism,
atau fetishisme transvestik adalah penyimpangan seksual yang dialami oleh
individu heteroseksual (pada pria) untuk menggunakan pakaian wanita
(cross-dressing) untuk meningkatkan atau mendapatkan gairah seksualnya.
Penderita fetishisme transvestik tidak selalu tertarik dengan pakaian-pakaian
pasangannya, melainkan juga pakaian orang lain yang tidak dikenalnya ―meskipun
ia masih bisa berfantasi dengan pasangan tetapnya.
Sadisme Seksual
01/2009 | Pikirdong
Bentuk ekstrimnya, perilaku sadisme dapat dilihat dalam kasus pemerkosaan yang
disertai dengan penyiksaan dan pembunuh. Penderita sadisme seksual akan
merasakan kepuasan seksual bila pasangannya itu mati. Namun demikian hal ini
bukanlah menjadi salah satu motif perilaku sadisme seksual untuk menyiksa korban
atau pasangannya sampai mati. Rasa sakit pasangan juga tidak menjadikan gairah
seksualnya meningkat. Pemerkosaan yang disertai kekerasan akan membuat pelaku
bergairah dan pelaku akan terus mengulangnya pada kesempatan lainnya. Oleh
karenanya, sadisme seksual merupakan kejahatan serius yang dapat dijerat dengan
hukuman yang berat.
Masokisme Seksual
01/2009 | Pikirdong
Penderita masokis biasanya akan mengajak pasangannya dengan pelbagai permintaan
untuk memenuhi fantasi seksualnya dalam mencapai orgasme, sehingga
perilaku-perilaku menyimpang masokis justru dirasakan sakitnya oleh pasangannya
atau orang yang normal. Tindakan masokis tidak digolongkan sebagai tindakan
kejahatan seksual bila tanpa ada pemaksaan keinginan dari salah satu pihak saja.
Pedofillia
01/2009 | Pikirdong
Pedofillia adalah fantasi, dorongan atau perilaku seksual yang dilarang terhadap
anak-anak yang dilakukan oleh orang dewasa. Anak yang menjadi korban dibawah
usia 13 tahun, namun usia anak 3 tahun pun tidak luput menjadi korban tindakan
dari penderita pedofillia.
Frotteurism
01/2009 | Pikirdong
Gangguan penyimpangan ini lebih banyak mengidap pada pria. Pelakunya akan
mencari korban ditempat-tempat keramaian, dimana setiap orang berdiri
berdesak-desakan sehingga pelakunya berkesempatan untuk melakukan aksinya.
Tempat yang sering dipilih oleh pelaku adalah bis kota, kereta api, antrian dan
sebagainya.
Fetishisme
01/2009 | Pikirdong
Fetishisme menggambarkan bentuk penyimpangan seksual dimana individu dalam
melakukan aktivitas seksual melibatkan barang-barang tertentu. Bila benda-benda
yang menyertai aktivitas tersebut tidak ada, maka individu tidak bergairah atau
kehilangan libido seksualnya.
Eksibisionisme
01/2009 | Pikirdong
Eksibisionisme (exhibitionism atau sering disebut dengan istilah flashing)
merupakan dorongan fantasi seksual secara terus-menerus dan mendesak yang
melibatkan perilaku dimana individu untuk memamerkan bagian genitalnya sendiri
kepada orang asing yang tidak mau melihatnya. Dorongan tersebut bertujuan untuk
mengejutkan, menakuti, dikagumi, atau menimbulkan rasa jijik pada orang yang
menjadi sasaran.
Paraphilia
01/2009 | Pikirdong
Paraphilia
merupakan permasalahan menyangkut kontrol terhadap impuls, baik secara langsung
dan intens terhadap fantasi seksual, mendesak, dan perilaku yang melibat objek,
aktivitas dan situasi tertentu yang tidak lazim.
|