|
Dalam terapi yang dilakukan oleh Adler, ia hampir selalu menanyakan kliennya
mengenai keadaan keluarga, yakni; urutan keluarga, jenis kelamin dan usia
saudara-saudara sekandung. Adler mengembangkan teori urutan lahir didasarkan
pada keyakinannya bahwa keturunan, lingkungan dan kreativitas individual
berganbung membentuk kepribadian seseorang. menurutnya, dalam sebuah keluarga,
setiap anak lahir dengan unsur genetik yang berbeda, masuk dalam seting sosial
yang berbeda, dan anak-anak itu menginterpretasikan situasi dengan cara yang
berbeda pula.
Adler menganggap urutan kelahiran dalam keluarga mempunyai peranan penting dalam
membentuk kepribadian seseorang, urutan-urutan tersebut mempunyai
perbedaan-perbedaan dalam menginterpretasikan setiap pengalaman yang didapat.
Adler menggambarkan; anak sulung mendapat perhatian yang utuh dari orangtuanya,
sampai perhatian itu terbagi saat ia mendapatkan adiknya. Perhatian dari orang
tua cenderung membuat anak memiliki perasaan mendalam untuk menjadi superior
atau kuat, kecemasan tinggi dan terlalu dilindungi. Saat kelahiran adiknya,
menimbulkan dampak traumatik kepada anak sulung yang turun tahta sebagai anak
tunggal. Peristiwa ini mengubah situasi dan mengubah cara pandangnya terhadap
dunia sekitarnya.
| |
|
Anak Sulung |
Anak kedua |
Anak Bungsu |
Anak tunggal |
|
|
S i t u a s i d a s a r |
|
|
|
|
|
D a m p a k p o s i t i f |
|
|
|
|
|
D a m p a k n e g a t i f |
|
|
|
|
|
Merasa tidak aman, takut tiba-tiba kehilangan nasib baiknya
Pemarah, pesimistik konservatif, perhatian pada aturan dan hukum
Berjuang untuk diterima
Tidak kooperatif, sering mengkritik orang lain |
Pemberontak dan pengiri permanen, cenderung berusaha untuk
mengalahkan orang lain
kompetitif berlebihan
Mudah kecil hati
Sukar berperan sebagai pengikut |
Merasa inferior dengan siapa saja
Tergantung pada orang lain
Ambisi yang tidak realistik
Gaya hidup manja |
Ingin menjadi pusat perhatian
Takut bersaing dengan orang lain
Merasa kedudukan dirinya benar dan setiap tantangan harus disalahkan
Perasaan kerjasama rendah
Gaya hidup manja
|
|
|
|
|
Tabel: Ciri Kepribadian Menurut Urutan
Kelahiran |
Pembentukan kepribadian setelah kelahiran adiknya dapat membentuk tanggung jawab
kepada orang lain, melindungi orang lain, atau bahkan merasa sebaliknya, ia
dapat menjadi merasa tidak aman dan miskin interes sosial. Bila kelahiran
tersebut berjarak 3 tahun atau lebih, maka ia akan marah karena ia harus
mengakui adiknya, beberapa faktor yang telah dimiliki oleh pengalaman sebelumnya
bergabung sebagai interpretasi pengalamannya, bila persiapan dan interes
sosialnya baik maka ia akan mengembangkan sikap kooperatif dan ia akan memakai
gaya kooperatif itu kepada adiknya. Bila kelahiran adiknya sebelum dia berusia 3
tahun maka kemarahan dan kebencian itu semakin bsar dan tidak disadari, sikap
itu menjadi resisten dan sulit diubah pada orang dewasa.
Anak kedua biasanya memulai hidup dalam situasi yang lebih baik untuk
mengembangkan kerjasama dan minat sosial. Pada tahap tertentu, kepribadian anak
dibentuk melalui pengamatannya terhadap sikap kakanya. Jika sikap kakaknya penuh
kemarahan dan kebencian, anak kedua mungkin menjadi sangat kompetitif, atau
menjadi penakut dan sangat kecil hati. Umumnya anak kedua tidak mengembangkan
kedua arah itu, tetapi masak dengan dorongan kompetisi yang baik, memiliki
keinginan yang sehat untuk mengalahkan kakaknya. Jika dia banyak mengalami
keberhasilan, anak akan mengembangkan sikap revolusioner dan merasa bahwa
otoritas itu dapat dikalahkan.
Anak bungsu, seringkali dimanja, sehingga beresiko tinggi menjadi anak
bermasalah. mudah terdorong pada perasaan inferior yang kuat dan tidak mampu
berdiri sendiri. Namun demikian ia mempunyai banyak keuntungan, ia termotivasi
untuk selalu mengungguli kakak-kakaknya dan menjadi anak yang ambisius.
Anak tunggal mempunyai posisi unik dalam berkompetisi, tidak dengan
saudara-saudaranya melainkan dengan kedua orangtuanya. Mereka sering
mengembangkan perasaan superior berlebihan, konsep diri rendah dan perasaan
bahwa dunia adalah tempat yang berbahaya bila kedua orangtuanya terlalu menjaga
kesehatannya. Adler menyatakan bahwa anak tunggal mungkin kurang baik
mengembangkan kerjasama dan minat sosial, memiliki sifat parasit, dan
mengharapkan perhatian untuk melindungi dan memanjakannya. [PD]
__
Alwisol. 2004. Psikologi Kepribadian. Penerbit: UMM ___________________
|