| |
 |
| |
|
| |
 |
| |
|
| |
Fetishisme. Biasanya fetish akan membujuk
pasangannya menggunakan pelbagai aksesoris tertentu agar ia dapat terangsang |
| |
|
| |
|
| |
|
Fetishisme menggambarkan bentuk penyimpangan seksual dimana individu dalam
melakukan aktivitas seksual melibatkan barang-barang tertentu. Bila benda-benda
yang menyertai aktivitas tersebut tidak ada, maka individu tidak bergairah atau
kehilangan libido seksualnya.
Individu dengan gangguan fetishisme akan bergairah bila melihat, merasakan atau
bersentuhan dengan objek-objek tersebut.
Objek-objek fantasi seksual dapat berupa; sepatu bertumit tinggi, kostum bahan
karet atau kulit, celana dalam tertentu, celana dalam wanita dengan corak
tertentu, atau lingerie.
Pelaku fetishisme (fetish) akan mengajak pasangannya untuk menggunakan
benda-benda atau menggunakannya sendiri dalam setiap aktivitas seksual. Bila
pasangannya menolak maka fetish akan memilih tidak melakukan hubungan seksual
samasekali.
Bentuk lain dari fetishisme ada juga yang disebut dengan istilah partialism,
yakni individu fetish dalam melakukan aktivitas seksualnya terangsang dengan
salah satu bagian dari tubuh pasangannya seperti kaki (betis), jempol kaki,
payudara atau pantat.
Beberapa jenis fetish didasarkan pada benda-benda yang menjadi objek;
• balloon fetishism (balon)
• fur fetishism (bulu binatang)
• leather fetishism (seragam dari kulit)
• panty fetishism (celana dalam)
• robot fetishism (robot atau mesin)
• rubber fetishism (bahan dari karet)
• shoe fetishism (sepatu)
• smoking fetishism (rokok)
Pada umumnya gangguan seksual ini lebih banyak dialami pria bahkan wanita sangat
jarang ditemukan penyimpangan ini. Fetishisme pada umumnya dapat diterima oleh
masyarakat selama tidak terjadinya kekerasaan akibat pemaksaan keinginan salah
satu pasangan. Pria akan membeli objek-objek yang menjadi fantasinya untuk
digunakan oleh pasangannya, wanita kebanyakan tidak keberatan dengan aksesoris
tersebut selama tidak membuatnya tersiksa, hal lain juga dianggap sebagai bentuk
dari variasi seks :)
[PD]
Artikel berkaitan: eksibisionisme,
fetishisme, frotteurism,
pedofillia, masokisme seksual,
sadisme seksualisme, fetishisme transvestik,
veyourisme,
paraphilia yang tidak
digolongkan. ___________________
|