Selamat Datang di website www.pikirdong.org | Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif | Ayo menulis untuk kebaikan | Mari kita bangun bangsa ini dengan cara hidup dan mental yang sehat  
 

Psikologi

Artikel psikologi umum.

 
     
 

Teknik Relaksasi:

Mengurangi Stres


Artikel Psikologi | 02/2009 | Pikirdong | Psikologi

 
 
   
 

Peringatan


Website pikirdong hanya memberikan informasi semata mengenai beberapa simtom, artikel psikologi, kesehatan, termasuk kemungkinan di dalamnya tersebut nama-nama alat test psikologi atau obat-obatan. Artikel ini tidak boleh dijadikan sebagai rujukan atau acuan untuk diagnosa ke dokter. Perbedaan diagnosa dan informasi yang Anda peroleh selama perawatan tanyakanlah pada mereka yang berkompeten dibidangnya. Janganlah ragu apa yang mereka katakan bila berbeda dengan informasi yang kami sampaikan. Tanyakanlah informasi secara jelas pada mereka yang telah terjun secara profesional dibidangnya.

   

Relaksasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan sendiri oleh individu untuk mengurangi stres, kekalutan emosi dan bahkan dapat mereduksi pelbagai gangguan-gangguan fisiologis dalam tubuh. Beberapa penelitian ini telah dilakukan oleh beberapa ahli seperti Lehrer dan Woolfolk pada tahun 1984 menunjukkan teknik relaksasi mempunyai hubungan yang positif secara psikologis dan kesehatan fisik.

Relaksasi merupakan salah satu teknik manajemen stres yang baik, yang tidak hanya memberikan perasaan damai atau ketenangan di dalam diri individu, teknik ini juga dapat menjadi sebuah hobby yang positif bila dilakukan secara rutin.

Ketika beratnya dan stressor yang sedang dihadapi, teknik relaksasi dapat dilakukan sendiri untuk memberikan ketenangan, relaksasi lebih memberikan dampak positif dibandingkan menangis, salah satu cara umum (alami) yang dilakukan orang ketika mengahdapi situasi tertekan (depressed)


Beberapa dampak keuntungan dari teknik relaksasi;

Melakukan relaksasi dapat memberikan keuntungan secara fisik dan psikis ketika stres terjadi;
- memberikan rasa tenang, mengurang detak jantung
- mengurangi tekanan darah
- mengatur pernafasan
- mengurangi atau bahkan terhindar dari serangan panik akibat kekurangan oksigen
- memperlancar aliran darah
- mengurangi pegal akibat meningkatnya tekanan otot di saat stres
- menghilangkan gangguan somatisasi seperti sakit kepala (migrain), sakit punggung
- memberikan kontrol baik ketika marah atau frustrasi
- memberikan tenaga lebih dalam menghadapi stres
- meningkatkan kemampuan konsentrasi
- memberikan ketenangan dalam pengambilan keputusan
- tenang dalam menghadapi masalah dan bertindak lebih efisien.

 

 

Jenis teknik relaksasi

Saat ini banyak sekali tenaga profesional yang memberikan latihan-latihan teknik relaksasi ini, seperti instruktur kesehatan, dokter, psikoterapis, dsb. Bila Anda pernah mengikuti sekali, Anda dapat melakukannya sendiri dan mengembangkan teknik-teknik tersebut yang sesuai dengan diri Anda sendiri.

Beberapa jenis teknik relaksasi;


• Autogenic relaxation
Autogenic relaxation merupakan jenis relaksasi yang diciptakan sendiri oleh individu bersangkutan. Cara seperti ini dilakukan dengan menggabungkan imajinasi visual dan kewaspadaan tubuh dalam menghadapi stres. Teknik ini dapat dilakukan dengan cara;


- Memberikan sugesti sendiri dengan kata-kata tertentu yang dapat memberikan ketenangan
- Mengatur pernafasan dan rileks (memberikan rasa nyaman) pada tubuh.
- Membayangkan sesuatu atau tempat-tempat yang indah dan tenang secara fokus dan terkontrol sambil merasakan sensasi berbeda yang muncul dalam pikiran
- tangan saling melipat pada masing lengan yang berlawanan


• Muscle relaxation
teknik ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada otot-otot. Ketika terjadi stress otot-otot pada beberapa bagian tubuh menjadi menegang seperti otot leher, punggung, lengan. Teknik dilakukan dengan cara merasakan perubahan dan sensasi pada otot bagian tubuh tersebut. Teknik dapat dilakukan dengan;


- meletakan kepala diantara kedua lutut (kira-kira selama 5 detik) dan merebahkan badan ke belakang secara perlahan selama 30 detik, sikap ini dilakukan terus secara berulang sambil merasakan perubahan pada otot-otot tubuh.


• Visualisasi
Teknik ini merupakan bentuk kemampuan mental untuk berimajinasi seperti melakukan perjalanan ke suatu tempat yang yang damai, atau situasi yang tenang. Teknik visualisasi seolah-olah menggunakan beberapa indera secara bersamaan;


- duduk bersila dan menutup mata
- membayangkan berada di pantai, dapat merasakan hangatnya atau sengatan matahari, mendengarkan suara ombak, dapat merasakan hembusan angin pantai, mencium bau laut, merasakan butiran pasir
- menggunakan baju yang santai atau longgar, tidak ketat.


Beberapa teknik relaksasi lainnya yang familiar dapat dilakukan seperti ; Yoga, Tai chi, meditasi, mendengar musik, hypnosis, pijat (spa), zikir dan sebagainya.

 

 

Teknik-teknik umum dalam relaksasi

Bila Anda telah menguasai dan pernah melakukan teknik relaksasi, Anda dapat melakukan teknik ini ketika menghadapi stress. Relaksasi dapat mengontrol pikiran-pikiran negative yang berkembangan sehingga tingkat kecemasan dapat dikurangi.

Teknik relaksasi merupakan kemampuan (skill) yang harus dipraktikan, tidak hanya sekedar mengetahui teknik atau cara-cara melakukan relaksasi saja. Kemampuan ini akan melatih diri menjadi sabar dalam memperlakukan tubuh (secara fisik, dan psikologis) dalam menyesuaikan diri saat menghadapi stres

 

Teknik secara umum dalam relaksasi;

1) duduklah dengan tenang dalam posisi yang nyaman
2) Tutuplah mata Anda
3) Ciptakan rasa relaks pada semua otot-otot Anda
4) Kosongkan pikiran Anda
5) Aturlah pernafasan dengan cara bernafas dengan hidung dan mengeluarkannya dengan mulut, lalu hitunglah dengan mulut, lakukan secara berulang-ulang
6) Saat menarik dan melepaskan nafas lewat mulut rasakan perubahan dan sensasi pada dada dan anggota tubuh yang lain
7) lakukan secara berulang-ulang selama 10 menit atau lebih setiap hari  [PD]

 

Peringatan!

 

Teknik relaksasi merupakan kemampuan dalam mengontrol emosi, dalam beberapa kasus pada individu yang mengalami trauma, teknik relaksasi visualisasi kadang memberikan perasaan-perasaan yang tidak nyaman di dalam dirinya. Walaupun sangat jarang terjadi, individu yang mengalami hambatan dalam mengontrol emosi yang disebabkan oleh beberapa faktor (seperti trauma, pelecehan atau percobaan perkosaan, PTSD, dsb) ketika ketidaknyaman terus memburuk saat melakukan teknik relaksasi dapat menghentikan teknik ini dan melakukan konseling dengan petugas kesehatan profesional

 

___________________


 

 
 
 
 
   

Kembali ke atas

Artikel

 

Pendidikan | Kepribadian | Keluarga | Organisasi | Cinta | Wanita | Remaja | Seks | Artikel Bebas | Opini | Celoteh

Psikologi

 

Psikologi Umum | Psikologi Islami | Konsultasi Psikologi

Website

 

Admin | Webmail | Disclaimer | Visi dan Misi | Mailbox | Info link | Kontak Kami | Web Donasi | Blog | Forum

Agenda

 

Emotional Self Managing Program | Agenda Sosial

Lembaga Psikologi

 

Lembaga Konseling dan Terapi | Daftar

     
 
     
     
 
   

© 2007 Pikirdong
www.pikirdong.org
Ide kecil perbaikan diri dan berpikir positif -
Kontak kami: info@pikirdong.org
Telp. 0813.3247.5184