|
Bagaimana yang disebut sebagai adiktif internet dan komputer? Bagaimana pula
yang disebut dengan menggunakan komputer yang sehat? Tidaklah mudah untuk
menentukan jawaban dari pertanyaan diatas karena perbedaan kepentingan setiap
individu dalam penggunaan internet tidaklah sama. Bahkan bagi beberapa orang
menggunakan komputer melebihi waktu 18 jam dalam seminggu tidak memberikan
pengaruh buruk baginya.
Bagi beberapa orang tidak mungkin melepaskan kebiasaan menggunakan komputer,
misalnya menyangkut pekerjaan yang ditekuninya. Designer, penulis buku atau
pekerjaan lainnya yang mengharuskan dirinya berada di depan monitor dan
menghabiskan 8 jam setiap harinya. Bagi beberapa orang juga melakukan registrasi
pada website social networking karena jauh dari keluarga atau teman,
website dan email menjadi salah cara untuk mendekatkan mereka.
Menghabiskan banyak waktu di depan komputer dan internet, bagi beberapa orang
tidak menjadi masalah, akan tetapi bila muncul-muncul permasalahan yang
berlanjut dalam kehidupan nyata selama penggunaan komputer dan internet secara
berlebihan maka kemungkinannya ada gangguan adiktif. Bila permasalahan nyata
dalam kehidupan muncul seperti terjadi penolakan dari orang lain, pekerjaan,
atau hal lain dalam tugas-tugas, atau menjadi ketidakseimbangan antara kehidupan
nyata maka dapat dipastikan individu seperti ini mengalami perilaku kencanduan
kompulsif terhadap komputer dan internet
Menurut Kimberly Young. PhD, yang telah meneliti begitu lama mengenai
permasalahan perilaku adiktif komputer dan internet ini dan ia merupakan salah
satu direksi dari Center for On-line Addiction yang didirikan pada tahun 1995,
kriteria IAD (internet addictive Disorder) menurutnya dapat ditandai dengan
menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini;
1. Apakah Anda merasakan asyik ketika sedang menggunakan komputer atau selama
menggunakan internet dan membayangkan kembali setelah offline (berhenti), atau
memikirkan strategi selanjutnya? (hal-hal yang ingin Anda lakukan dalam
kesempatan selanjutnya)
2. Apakah Anda banyak menghabiskan waktu dengan internet, atau memerlukan waktu
yang lebih banyak lagi untuk mendapatkan kesenangan?
3. Apakah Anda sering mengalami kegagalan dalam mengendalikan dorongan untuk
menggunakan komputer dan internet?
4. Apakah Anda merasakan tidak enak, bad mood, depresi, gelisah ketika berhenti
aktivitas internet?
5. Apakah ketika Anda merasakan hal-hal yang menyangkut mood seperti depresi,
merasa bersalah, membutuhkan pertolongan, Anda menggunakan internet sebagai
pelampiasan atau melarikan diri dari kondisi tersebut?
6. Apakah Anda sering mendapat teguran dari orang-orang terdekat, orangtua,
saudara dan teman dalam berlaku aktivitas menggunakan internet terlalu lama?
7. Apakah Anda lebih banyak menghabiskan waktu di internet dibandingkan
beraktivitas dalam kehidupan nyata?
8. Apakah Anda mengalami permasalahan dalam hubungan interpersonal, pekerjaan,
atau pendidikan selama Anda menggunakan internet?
9. Apakah Anda menghabiskan banyak uang untuk menggunakan internet? (setidaknya
Anda menghabiskan Rp. 500.000,- untuk setiap bulannya?)
10. Apakah Anda menarik diri dari pergaulan selama menggunakan internet?
Bila jawaban YA untuk 5 pertanyaan diatas maka dipastikan ada kecenderungan
perilaku adiktif komputer dan internet. Young (1996) berpendapat bahwa individu
yang beranggapan bahwa internet merupakan hal yang penting bagi kehidupannya
dalam menjalin hubungan secara online mempunyai resiko mengalami perilaku
adiktif terbesar.
|
Penggunaan Komputer yang
Tidak Sehat |
|
|
|
Dibawah ini merupakan tanda-tanda yang dapat
diketahui penggunaan komputer dan internet yang tidak sehat
|
|
|
| |
Dampak Penggunaan Komputer dan Internet Secara Adiktif
Kecanduan komputer dan internet memberikan beberapa dampak langsung atau tidak
langsung kepada individu, namun dampak tersebut sifatnya sangat variatif antar
satu personal dengan personal yang lain.
1. Makan menjadi tidak teratur
Bermain internet berjam-jam menimbulkan keasyikan tersendiri, perasaan
senang secara berlebihan membuat seseorang menunda makan, atau makan menjadi
tidak teratur.
2. Tidur menjadi tidak teratur
Bermain internet melebih 8 jam dalam sehari akan menyita banyak waktu,
apalagi bila waktu online di mulai malam hari akan menyita waktu tidur.
3. Kelelahan fisik
Bermain internet dan komputer beberapa jam akan menimbulkan kelelahan,
apalagi bila melebihi 8 jam setiap harinya. Beberapa penelitian mengenai
pengaruh komputer terhadap kesehatan secara berlebihan masih dalam penelitian
lebih lanjut, sakit kepala, kelelahan pada mata, sakit pada sendi tangan, pegal,
dsb merupakan keluhan-keluhan yang sering ditemukan pada pengguna komputer.
Gangguan ini sering disebut dengan Computer Vision Syndrome (CVS)
4. Kegagalan dalam mengatur waktu
Banyak individu yang teradiktif mengatakan akan bermain online hanya
sebentar saja, namun mereka justru online sampai beberapa jam atau hampir
setengah hari, akibatnya banyak waktu yang terbuang, sementara beberapa
pekerjaan lain yang semestinya dapat selesai dikerjakan akan terpakai untuk
menggunakan komputer.
5. Kegagalan dalam menyelesaikan tugas
Banyak individu yang menggunakan fasilitas kantor untuk mengakses website
yang sebenarnya tidak berhubungan dengan pekerjaannya selama jam kantor,
akibatnya banyak pekerjaan menjadi tertangguhkan atau dikerjakan secara tidak
maksimal karena waktu terpakai lebih banyak dalam menggunakan internet.
6. Kegagalan dalam pendidikan atau pekerjaan
Beberapa laporan menyebutkan bahwa internet adiktif telah membuat beberapa
mahasiswa gagal dalam memperoleh nilai (grade) yang memuaskan, beberapa
diantaranya gagal samasekali, sama halnya dengan karyawan, penurunan
produktivitas kerja membuat beberapa diantara mengalami PHK
7. Kegagalan dalam perkawinan atau menjalin hubungan
Penggunaan internet tanpa batas waktu menjadi ancaman retaknya sebuah
hubungan, bagaimana tidak, beberapa individu lebih tertarik dengan dunia maya
dibandingkan menjalin hubungan yang nyata dengan pasangannya. Beberapa laporan
menyebutkan bahwa penyebab retaknya sebuah hubungan disebabkan pasangan yang
lebih asyik mendownload atau mengakses situs porno sementara pasangan tidur
sendirian
8. Gangguan psikologis
Seorang psikiater dari New York University, Dr. Joel Gold, menemukan adanya
gangguan kejiwaan pada individu yang teradiktif internet, ia menyebutnya sebagai
Truman Show Delusion, beberapa ahli lain menyebutnya sebagai internet
delusion. Perilaku ini seperti gangguan delusi
pada umumnya, individu seperti merasa dimatai-matai, berbicara sendiri
menyangkut internet, pikiran yang tenggelam dengan dunia maya. [PD]
|
Artikel
yang berhubungan |
|
| |
|
|
|
Kecanduan Komputer dan
Internet
Sinopsis
Bagi
beberapa orang tidak mungkin melepaskan kebiasaan menggunakan komputer,
misalnya menyangkut pekerjaan yang ditekuninya. Designer, penulis buku
atau pekerjaan lainnya yang mengharuskan dirinya berada di depan monitor
dan menghabiskan 8 jam setiap harinya.
|
|
Ketergantungan Komputer dan
Internet
Tips dan Treatment
Masih terjadi perdebatan mengenai jumlah waktu
yang ideal untuk menggunakan komputer dan internet sampai sekarang ini.
Para ahli menyimpulkan bahwa tidak ada waktu yang disebut normal atau
abnormal dalam penggunaan internet, hal ini sangat tergantung pada
setiap individu
|
| |
|
|
|
|
| |
___________________
Comment Script
Comments
This comment form is powered by GentleSource Comment Script. It can be included in PHP or HTML files and allows visitors to leave comments on the website.
|